Pengamatan detikcom, Rabu (19/8/2009), 2 orang anggota Brimob Polri bersenjata laras panjang tampak berjaga-jaga di Perumahan Puri Nusaphala, Blok D 12 RT 4 RW 12, Jatiasih, Bekasi.
Di tempat itulah, Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono alias Eko Peyang didor aparat Densus 88 pada 7 Agustus 2009. Air dan Eko diduga merakit bom yang disiapkan untuk meledakkan kediaman Presiden SBY di Cikeas, Bogor. Polisi juga menyita 500 kg bahan peledak.
Sementara itu, 1 pleton Brimob atau 20 personelย bersiaga di Gedung Serbaguna yang 'disulap' sebagai markas aparat Polri. Gedung itu hanya berjarak 250 meter dari rumah D 12. Satu unit mobil truk disiagakan di Gedung Serbaguna.
"Kita diperintahkan jaga di sini sampai dicabut. Kalau yang di rumah ada 2 orang. Sisanya stand by. Kita bergantian jaga," kata seorang polisi.
Air dan Eko tewas ditembak di Perumahan Nusaphala, Jatiasih, Bekasi, saat Densus 88 menggerebek rumah itu, Jumat 7 Agustus 2009. Air dan Eko adalah warga Purwosari, Solo, Jawa Tengah.
(aan/iy)











































