"Pengusaha yang memiliki patronasi politik biasanya agar lebih aman dari upaya pembongkaran asal usul bisnisnya tersebut. Perlindungan politik tersebut didapat tentu dengan kompensasi dia harus mengeluarkan uang untuk partainya," kata pengamat politik dari LIPI Syamsuddin Haris saat dihubungi detikcom, Rabu (19/8/2009).
Menurut Syamsuddin, Tommy memang memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai Ketua umum Golkar. Namun, kemungkinan Tommy untuk lolos sebagai calon ketua umum sangat kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syamsuddin menilai, dipilihnya Golkar oleh Tommy lebih karena nama besarnya. Dengan terlibat di dalamnya, lebih untuk mengamankan bisnis.
"Pada umumnya pengusaha kita polanya memang demikian, sehingga bisnis-bisnis si pengusaha yang bermasalah di masa lalu maupun di waktu yang akan datang bisa dilindungi secara politik," pungkasnya.
(nov/iy)










































