"Ya semoga saja Noordin M Top bisa kita tangkap," kata Aspam KSAD Mayjend TNI Hendarji di sela-sela pembekalan prajurit mengenai anti teorisme di Balai Diponegoro, Makodam Diponegoro, Jl. Perintis Kemerdekaan, Watugong Semarang, Selasa (18/8/2009).
Harapan Hendarji itu langsung disambut teriakan "Amin" oleh ribuan peserta yang berasal dari koramil, kodim, korem, dan satuan intelejen Kodam IV Dipoengoro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Hendardji, diminta polisi atau tidak, TNI mempunyai kewajiban menangani terorisme.
"Kalau memang bisa menangkap tangan, ya tangkap. Seperti saat ada maling ayam, kalau sudah ada di depan kita, masak dibiarkan saja," paparnya.
Untuk itu, kata Hendardji, TNI melakukan pembekalan kepada kodam-kodam. "Sebelumnya, kita sudah lakukan di Jakarta, Bali, dan beberapa kodam lain," imbuhnya.
(try/djo)











































