"Barang itu untuk mercon terdiri dari dua jenis yaitu sulfur dan grom. Sedangkan di Banten dia buat bahan bom untuk ikan," ujar Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2009).
Menurut Sulistyo, satu orang ditangkap atas pembuatan 30 kg bahan pembuat mercon. Sedangkan di Banten polisi menemukan 1 orang tewas atas bahan peledak yang dia buat sendiri.
"Keduanya itu bukan kaitannya dengan bom seperti di Bekasi dan lainnya," tegas dia.
Sementara soal ditemukannya bahan peledak di Bogor, Jawa Barat menurut Sulistyo dikategorikan sebagai bahan kimia. Polisi juga belum menangkap pihak yang bertanggung jawab atas bahan peledak itu.
"Untuk yang di Bogor, belum ada yang ditangkap. Barang bukti sudah ditangani Densus dan Tim Gegana Mabes Polri," tandas Sulistyo.
(nik/iy)











































