Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nurwahid menyambut baik langkah KPU yang menetapkan capres-cawapres terpilih dalam pilpres 2009. Penetapan kemenangan SBY-Boediono akan menjadi titik balik dari pembangunan bangsa setelah terjadi tarik-menarik. Kisruh selama pemilu berjalan harus dianggap sebagai pelajaran berharga dari dinamika demokrasi.
"Kita bersukur tahapan pilpres sudah selesai. Biarlah ini menjadi pembelajaran demokrasi," ujar Hidayat seusai menghadiri penetapan capres-cawapres terpilih pemenang Pilpres 2009 di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2009).
Mengenai banyaknya persoalan selama pelaksanaan pilpres, Hidayat meminta semua masalah yang muncul saat itu dijadikan sebagai bahan pelajaran dan kritik membangun. Hal ini untuk menjadikan pelaksanaan pemilu selanjutnya menjadi lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya mengenai isu kursi kabinet SBY, Hidayat menolak berkomentar. Menurutnya, persoalan kabinet adalah kewenangan SBY. "Siapa yang bilang PKS dapat kursi banyak, kita lihat saja fakta-faktanya nanti," pungkasnya.
(van/yid)