"Kalau pemilu sudah selesai, saatnya kita tidak berhadap-hadapan dan berjarak satu sama lain," ujar Presiden SBY di hadapan ribuan warga Indonesia berprestasi di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta, Selasa (18/8/2009).
Selama beberapa bulan lalu, Indonesia dipenuhi oleh warna-warna partai politik. Namun untuk Agustus ini hingga ke depan, hanya bendera merah putih saja yang dikibarkan.
"Persatuan harus kita rajut kembali setelah setahun kita menjalankan pemilu dengan warna warni bendera yang ada," lanjutnya.
SBY juga memaparkan, selama ini Indonesia dihadapkan dengan berbagai krisis, mulai dari krisis minyak, pangan, hingga bencana alam seperti tsunami dan gempa bumi. Ia meminta kepada seluruh hadirin, untuk tidak gentar menghadapi berbagai cobaan dan ancaman serta terus membangun demi kemajuan bangsa.
Di akhir pidatonya, SBY mengatakan, pada tanggal 19 Agustus 2009 akan memberikan pidato kenegaraan di depan anggota DPD. Di sana, SBY akan kembali menjelaskan komitmen untuk membangun daerah sehingga ke depan semua daerah akan mengalami kemajuan tanpa ada diskriminasi pembangunan.
"Intinya, sumber daya alam yang ada di Indonesia, diharapkan tidak hanya dinikmati oleh segelintir masyarakat. Namun didistribusikan ke seluruh rakyat," paparnya.
(mad/iy)











































