Acara Tasyakur ini dihadiri langsung oleh ketua FPI Pusat yaitu Habib Rizieq dan Munamar SH, serta pejabat Pemerintah Daerah Sumsel .
Habib Mahdi Muhammad Syahab, Sekretaris FPI Sumsel, mengatakan acara peringatan Proklamasi serta Milad FPI, bukan membahas soal Teroris. Namun FPI sendiri jelas mengutuk siapa pun yang melakukan aksi teror.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Habib Rizieq, saat ceramah, mengatakan 64 tahun Indonesia merdeka telah banyak membawa perubahan positif. Tetapi begitu juga sebaliknya, justru banyak juga yang membawa perubahan negatif dalam cara berpikir.
"Inilah yang harus kita ubah, misalnya pemikiran yang harus dikaji dan dicermati karena ada fakta sejarah yang mempropagandakan ayat-ayat Alqur'an, di mana ayat yang mulia, ayat yang begitu indah dianggap sebagai dalil oleh kaum awam, akademisi, politisi, serta kaum intlektual yang salah gunakan dalil-dalil Alqur'an." ungkapnya.
Acara ini tidak dihadiri Gubernur Sumsel Alex Noerdin, karena ada kegiatan di kediaman Alex di Griya Agung, Palembang. Alex diwakili Rusli Nawi, Kepala Kesbang Pemerintah Sumsel. (tw/rdf)










































