Informasi yang diperoleh detikcom, Senin (17/8/2009), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu Ahmad (28) sedang duduk di kapalnya yang berada di perairan Laut Muara Berau.
Tiba-tiba saja Ahmad mendengar suara letusan senjata api di sekitar perairan laut itu. "Tangan dan paha saja tiba-tiba terasa perih," kata kata Ahmad saat ditemui wartawan di RS Islam, Jl Gurami, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (17/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu peluru tajam," katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara AKP Arif Budiman membenarkan kejadian yang dialami warga Sungai Meriam itu. Namun Arif menolak memberikan keterangan terkait dugaan insiden penembakan itu.
"Masih kita selidiki mas," kata Budiman kepada detikcom.
(nal/nal)











































