Berebut Tokoh Untuk Foto Bersama

HUT RI di Istana

Berebut Tokoh Untuk Foto Bersama

- detikNews
Senin, 17 Agu 2009 15:02 WIB
 Berebut Tokoh Untuk Foto Bersama
Jakarta - Seperti biasa, banyak tokoh nasional yang menghadiri upacara puncak peringatan HUT RI di Istana Merdeka, Jakarta. Mereka merupakan sasaran para undangan dari berbagai daerah berfoto bersama.

Para pemburu foto bersama ini adalah undangan khusus dari para tokoh teladan yang datang dari berbagai daerah pelosok Tanah Air. Para tokoh yang dari penampilannya jelas terlihat sangat metropolitan juga ikut berebut foto bersama.

Sedangkan yang menjadi sasaran perburuan mereka adalah para tokoh nasional terkenal. Paling tidak tokoh yang satu tahun terakhir namanya sering muncul di media massa atau yang wajahnya kerap terkena sorot kamera televisi sehingga cukup familiar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Eh... ada Pak Ical (Menko Kesra Aburizal Bakrie). Saya mau foto dengan Pak Ical ya," seru seorang wanita muda berkebaya sambil langsung menyongsong Ical yang baru saja keluar dari dalam Istana Merdeka, Senin (17/8/2009).

Ical dan istrinya pun tidak kuasa menolaknya, sebab ternyata di belakang wanita muda itu ada lebih banyak lagi orang yang juga meminta kesempatan berfoto bersama.

Jurus 'tabrak-sikat' juga menimpa Ketua BPK Anwar Nasution, dia hanya tertawa-tawa sebagai ungkapan kesediannya.

Jurus lain yang juga dilakukan oleh para undangan ini adalah 'pepet-jepret'. Modus eksekusinya adalah dengan membentuk sekelompok kecil yang langsung merapat ke sisi kiri-kanan tokoh buruannya dengan salah seorang dari mereka telah siap dengan rentengan kamera atau ponsel. Biasanya kelompok ini terdiri dari para teman dekat atau kerabat.

Ketua DPR Agung Laksono adalah satu dari sekian banyak tokoh yang kena serangan jurus ini. Begitu sering dan banyak kelompok-kelompok undangan yang mencegat Agung Laksono, sampai-sampai membuat istrinya yang mendampinginya 'tersisih' untuk memberi tempat kepada yang hendak berfoto bersama.

Sedangkan untuk penganut aliran non-agressive, menggunakan pola jurus ‘SKSD’ (sok kenal sok dekat). Jurus yang sebenarnya sudah kuno dan penuh basa-basi ini rupanya sangat manjur untuk merayu sang tokoh buruan untuk dapat meluangkan waktu foto bersama.

Salah satu yang terkena jurus ini adalah Mensos Bachtiar Chamsyah. Seorang pria yang mengaku datang dari Kalimantan mendadak menghampiri, menjabat tanganya sembari menyatakan rindu sudah belasan tahun tidak bertemu.

"Pak Bacthiar, apa kabarnya? Sudah sebelas tahun kita tidak bertemu ini. Terakhir di Kalimantan, saya dari Kalimantan," berondonggnya.

Tapi belum lagi Bachthiar Chamsah menanggapinya, pria ramah yang menyapanya itu sudah keburu pergi dari hadapannya. Rupanya adegan jabat tangan dan sapaan akrab itu hanya untuk pose foto bersama. Oalah ...
(lh/yid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini