Tiga kasus baru itu adalah seorang perempuan Arab Saudi berusia 28 tahun, seorang remaja berusia 13 tahun. Keduanya meninggal pada Jumat, 15 Agustus kemarin.
Sementara satu korban lainnya merupakan ekspatriat dan meninggal sehari sebelumnya. Demikian seperti dikutip dari AFP, Senin (17/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Kesehatan Arab Saudi mengatakan, penyebaran virus tersebut di negaranya relatif lamban dan tingkat kematiannya juga tergolong rendah. Tidak ada lagi laporan suspect virus A H1N1 sejak dua pekan terakhir. Jumlahnya tetap 700 pasien.
Pemerintah Arab Saudi tengah meningkatkan pengawasan dan aktivitas perawatan virus A H1N1 mendekati bulan Ramadan ini. Saat ketika ratusan ribu umat muslim mengunjungi negara tersebut untuk melakukan ibadah umroh di Mekkah.
Namun, hotel-hotel di Mekkah melaporkan adanya pembatalan pemesanan kamar akibat ketakutan terhadap virus tersebut. Iran, Irak, dan Mesir mengumumkan pelarangan bagi warganya untuk pergi umroh.
(irw/irw)










































