"Kita berharap dia muncul, kalau bukan dia yang melakukan perbuatan itu agar diterangkan, dan kalau dia yang melakukan segera menyerahkan diri," kata pemilik klinik Thibbun Nabawi Al-Iman, Firman, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Minggu (16/8/2009).
Selama 2 tahun bekerja, SJ biasa disapa sebagai Ustad Udin. "Dia sehari-hari baik, makanya pas namanya dikaitkan dengan peristiwa itu tidak ada yang percaya," jelas Firman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak pernah ada cerita-cerita soal itu. Kita juga jarang berbicara panjang lebar, ya sibuk dengan kerja masing-masing," tutupnya.
SJ diburu polisi karena diduga sebagai perekrut bomber JW Marriott dan Ritz-Carlton pada 17 Juli silam.
(ndr/nrl)











































