10 Tahun Reformasi, Korupsi Masih Marak

10 Tahun Reformasi, Korupsi Masih Marak

- detikNews
Minggu, 16 Agu 2009 13:14 WIB
10 Tahun Reformasi, Korupsi Masih Marak
Jakarta - Pelaksanaan reformasi berjalan sudah hampir 10 tahun. Namun belum ada perubahan berati dalam upaya penindakan korupsi. Menyambut hari kemerdekaan, masyarakat harus bersatu melawannya.

"Untuk itu, masyarakat harus mampu memupus rantai korupsi," kata Sekjen TII Teten Masduki dalam orasi di acara Mimbar 1000 Harapan di Pintu 1 Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (16/8/2009).

Menurut Teten, maraknya korupsi tidak terlepas dari proses demokrasi yang belum maksimal. Masyarakat masih terbelenggu oleh doktrin para elite politik.

"Harusnya kita tidak bekerja untuk para elite politik, tapi kita harus bekerja keras demi bangsa ini," tambahnya.

Lebih lanjut Teten memaparkan, masa kebebasan demokrasi di Indonesia, dinilainya belum bekerja untuk rakyat. Hal ini karena banyaknya kepentingan elit partai dan donatur partai sehingga membuat korupsi semakin menjadi.

"Diharapkan kedepannya semua elemen masyarakat dan pemerintah harus menyongsong kemerdekaan dengan mendorong demokratisasi yang bekerja untuk rakyat," ungkapnya.

(nov/mad)


Berita Terkait