"Saya kira ini pelajaran berharga buat DPR, kita juga bertanggung jawab karena telah memilih mereka. Jangan hanya menyalahkan yang dipilih tapi juga yang memilih harus ikut bertanggung jawab," jelas politisi muda PDIP, Maruarar Sirait saat berbincang dengan detikcom, Minggu (16/8/2009).
Menurut Maruarar, DPR ke depannya harus lebih berhati-hati lagi dalam memilih anggota KPU. Terlebih lagi, KPU mempunyai pekerjaan yang bisa menentukan arah Indonesia ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, penilaian MK tersebut juga menjadi tamparan keras untuk KPU. "Divonis tidak profesional pastilah sangat tidak mengenakan, sangat terganggu," kata Maruarar.
Ia juga menyangsingkan anggota KPU akan mau mengundurkan diri atas desakan masyarakat. Budaya di Indonesia belum mengenal tindakan seperti itu.
"Tidak yakin dari KPU lahir budaya tersebut, terlalu berlebihan jika kita mengharapkan ke sana," tutupnya.
(mok/mad)











































