Acara bersepeda santai yang bertemakan 'Sepeda Merah Putih 2009' ini berlangsung dalam tiga etape, dengan panjang jarak tempuh sekitar 30 meter. Mereka dilepas oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, pada pukul 06.30 Wita, di depan rumah dinasnya, di jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (16/8/2009).
Pada akhir etape pertama, para peserta sepeda santai menyempatkan diri berziarah dan berfoto di makam Sultan Hasanuddin, di Desa Palantikang, Kec. Somba Opu Gowa. Di etape kedua, para peserta juga mengunjungi Benteng Somba Opu, di mana benteng tersebut merupakan saksi bisu perjuangan para pahlawan Bugis-Makassar dalam meraih kemerdekaan di masa lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut ketua panitia kegiatan ini, Ano Suparno, dengan bersepeda mengunjungi tempat-tempat bersejarah, para peserta setidaknya bisa bernapak tilas untuk mengingat perjuangan para pahlawan kemerdekaan dan mensyukuri nikmat kemerdekaan tersebut. "Selain itu, peran sepeda di masa perjuangan juga sangat berarti dalam mendukung pencapaian kemerdekaan yang dilakukan pahlawan-pahlawan kita," ujar Ano, yang juga menjabat ketua klub sepeda 'Bike to Work' cabang Makassar.
Usai berletih-letih, para peserta juga diganjar oleh hadiah-hadiah menarik dari pihak panitia dan sponsor, berupa bingkisan hingga sepeda gunung seharga jutaan rupiah.
(mna/mad)











































