Terancam Diusir, Muhjahri Serahkan pada Aparat Desa

Terancam Diusir, Muhjahri Serahkan pada Aparat Desa

- detikNews
Sabtu, 15 Agu 2009 14:34 WIB
Terancam Diusir, Muhjahri Serahkan pada Aparat Desa
Temanggung - Muhjahri mengaku pasrah apabila warga Desa Beji, Kedu, Kabupaten Temanggung menolak kehadirannya untuk tinggal kembali di rumahnya. Ia menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada aparat desa dan kepolisian setempat.

"Ya, saya kembalikan kepada aparat. Mereka punya RT/RW punya Pamong, Lurah dan Polisi saya kembalikan kebijaksanaan kepada mereka," ujar Muhjahri saat ditemui di rumah adiknya Darsinah, di Dusun Siwur, Desa Karang Tejo, Kabupaten Temanggung, Sabtu (15/8/2009).

Sebelumnya, pasca penggerebekan rumah Muhjahri oleh tim Densus 88 pekan lalu, warga desa Beji menolak kehadiran Muhjahri karena telah menyembunyikan pelaku terorisme di rumahnya. Hal itu dinilai mencoreng nama baik warga desa Beji. Namun hal ini terbantahkan, setelah Muhjahri dinyatakan bebas dan tidak terbukti terkait dengan teroris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak kenal dengan Ibrohim, saya sempat dialog cuma sebentar beberapa menit. Semoga tidak ada yang seperti saya nantinya. Saya merasa terjebak, sebab yang membawa Ibrohim adalah keponakan saya," ungkapnya.

Muhjahri dibebaskan polisi setelah ditahan selama 8 hari di Mabes Polri. Ia dinyatakan tidak terkait aksi terorisme dan diperkenankan ke rumahnya di Temanggung. Namun karena rumahnya masih luluh lantak akibat penggerebekan, saat ini ia menetap sementara di rumah adiknya Darsinah.
(ape/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads