Pesan itu disampaikan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus baru IPNU dan IPPNU di Gedung Smesco, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (14/8/2009). Hadir dalam acara ini Ketua KNPI Aziz Syamsuddin dan sejumlah anggota DPR-RI.
"Tugas utama IPNU-IPPNU adalah menyiapkan kader bangsa yang berkualitas dan ikut berkontribusi menyelesaikan persoalan bangsa. Jangan buru-buru ikut politik praktis," pinta Muhaimin dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana menyiapkan kader yang bisa ke atas (pemerintah) dan ke bawah (masyarakat). Kalau ini terpenuhi, kita akan menjadi bagian penting yang menentukan arah bangsa ini," kata Hasyim.
Menaggapi hal itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IPNU Ahmad Syauqi berjanji akan mengawal IPNU menjadi organisais kader yang potensial. Bahkan selain mempersiapkan kader yang handal, IPNU juga akan ikut menyebarkan pemahaman Islam yang toleran sehingga jauh dari pemahaman Islam ekstrim yang melahirkan terorisme.
"Kita akan kembangkan kader yang bisa bermasyarakat sekaligus bisa berguna untuk membangun bangsa ini. Kita juga akan menggarap pelajar dengan pemahaman Islam yang toleran," paparnya. (yid/anw)











































