Presiden Panama Ricardo Martinelli langsung mengumumkan hari Jumat berkabung setelah diketahui puluhan orang tewas dalam inisiden ini. "Saya belum pernah menyaksikan kecelakaan sehebat ini," ujar Martinelli usai meninjau lokasi kecelakaan tersebut seperti dilansir AFP, Jumat (14/8/2009).
Menurut salah seorang saksi, suara tabrakan terjadi sangat keras hingga terdengar beberapa kilometer. Kepolisian setempat melansir, korban tewas berjumlah 22 orang sedangkan 10 orang lainnya mengalami luka-luka.
Martoinelli menambahkan, rata-rata korban adalah warga miskin yang bekerja
sebagai kuli bangunan di sebuah supermarket setempat.
Daerah terjadinya lokasi kejadian memang terkenal rawan kecelakaan. Belum lama ini, seorang wanita tewas tertabrak taksi. (anw/anw)











































