Pantauan detikcom, rumah Jubaedah di Kampung Kebon Cawu, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, Jumat (14/8/2009), tampak tertutup rapat. Pintu mau pun jendela bangunan tersebut tak satupun yang terbuka.
Kondisi ini terjadi sejak Nana Maulana dipastikan sebagai pelaku bom bunuh diri oleh Mabes Polri. Jubaedah enggan ditemui oleh siapa pun. Padahal hari sebelumnya, wanita tersebut masih bersedia dimintai keterangannya oleh para wartawan, termasuk detikcom.
Jubaedah agaknya masih belum bisa menerima kenyataan anaknya terlibat terorisme. Maklum, semasa hidupnya, Nana adalah anak yang paling dekat dengan Jubaedah. Bungsu dari 5 bersaudara itu tidak pernah melawan apapun perkataan ibunya.
Sementara itu, warga masih terus berdatangan ke rumah Jubaedah. Jumlah mereka terus membludak sehingga lingkungan tersebut ramai sekali. Jalan di depan rumah Jubaedah yang tak terlalu besar, disesaki orang-orang yang penasaran dengan keterlibatan Nana dalam aksi terorisme.
(djo/djo)











































