Penggerebekan Belasan Jam, Polisi Ingin Teroris Menyerah

Penggerebekan Belasan Jam, Polisi Ingin Teroris Menyerah

- detikNews
Jumat, 14 Agu 2009 14:14 WIB
Penggerebekan Belasan Jam, Polisi Ingin Teroris Menyerah
Jakarta - Polisi butuh waktu belasan jam dalam proses penggerebekan yang menewaskan teroris di Temanggung. Ibrohim pun tewas akibat 1 peluru hasil pantulan. Mengapa untuk melumpuhkannya butuh waktu lama?

"Kita beri kesempatan mereka. Makanya tembakan itu bukan ke tubuh, itu ke tembok untuk mem-pressure mereka supaya mereka mau dengan kesadaran mau menyerahkan diri," katanya Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2009).

Kapolri menjelaskan, polisi mulai melakukan penggerebekan pukul 17.00 WIB hingga menjelang maghrib. Polisi baru mulai bergerak mendekat saat subuh karena pada malam hari tidak memungkinkan masuk menyerbu.

"Malam nggak mungkin. Standard Operating Procedure (SOP) kita bisa nanti ada kerawanan," jelasnya.

Polisi mulai melakukan penyerangan pukul 07.00 WIB, Sabtu 8 Agustus. Kapolri mengatakan selama keadaan gelap gulita, polisi memutuskan untuk bersikap wait and see.

"Jadi kegiatan setelah maghrib sampai subuh kegiatan kita hanya bagaimana mengamankan yang kita jadikan sasaran itu tidak sampai melarikan diri. Kemudian kita menunggu waktu yang tepat," tandasnya.

(ddt/nrl)


Berita Terkait