"Para guru menyarankan saya pulang dan memberikan waktu kelonggaran bila ada urusan terkait postingan kemarin," kata Bagus kepada wartawan di SMKN 2 Jalan Danau Toba, Jember, Jumat (14/8/2009).
Atas saran gurunya tersebut, Bagus yang sempat datang ke sekolah langsung pulang ke rumah tanpa ada rasa kecewa.
Mukayadi, staf tata usaha SMKN 2 Jember mengaku siap memberikan data Bagus jika diminta polisi. "Kita tidak akan menutup-nutupi jika ada yang minta data Bagus," kata Mukayadi.
Email Noordin ke Bagus menyampaikan jika gembong teroris itu lolos dari penyergapan Densus 88 di Temanggung, Jawa Tengah. Akibat penayangan itu, publik dibuat geger. Karena rasa takutnya, akhirnya Bagus menurunkan informasi yang sudah terlanjur melalangbuana di dunia maya itu. (gik/nik)











































