Agar Anak Muda Tak Radikal, Perlu Santunan dan Lapangan Kerja yang Merata

Agar Anak Muda Tak Radikal, Perlu Santunan dan Lapangan Kerja yang Merata

- detikNews
Jumat, 14 Agu 2009 12:37 WIB
Jakarta - Pelaku bom bunuh diri berasal dari kalangan pemuda. Misalnya Dani Dwi Permana, pelaku di Hotel JW Marriott, baru berumur 18 tahun. Hal ini pun membuat Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono prihatin.

"Jangan sampai anak muda tertarik ideologi radikal. Jadi ajakan kita bersama melaksanakan Sishankamrata supaya anak-anak muda tidak tertarik ajakan yang bersifat teror," kata Juwono.

Hal itu disampaikan Juwono usai mengikuti pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2009).

Juwono mengatakan, usia muda memang sangat rentan dengan ideologi radikal. "Perlu ada santunan dan kesempatan kerja yang merata," katanya.

Juwono juga mengatakan, pemberantasan terorisme akan ditangani oleh Polri. Namun TNI dapat mendukung dengan memberikan bahan dan informasi kepada Polri.

"Yang penting di lapangan, sudah ada kesepakatan di tiap komandan TNI atau Polri barangkali tidak perlu dirinci dalam PP. Saya yakin antara Panglima TNI dan Kapolri sudah ada kesepakatan tapi ke penjuruan tetap Polri," tandas Juwono. (ken/nrl)


Berita Terkait