"Terorisme adalah kejahatan luar biasa, perlu penanganan yang ekstra juga," kata pengamat terorisme Wawan Purwanto saat berbincang lewat telepon, Kamis (13/8/2009) malam.
Menurut Wawan, tindakan yang dilakukan kepolisian cukup tepat, mengingat adanya informasi bom aktif di dalam rumah tersebut. Polisi perlu melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menghindari ledakan dan korban tewas. Sehingga cukup memakan waktu.
"Para teroris itu kan selalu membawa bom di dalam tubuhnya, kita tidak akan pernah tahu kapan bom itu akan meledak," jelasnya.
Tindakan polisi menggunakan robot juga dinilai sebagai tindakan yang tepat dalam mengetahui kondisi terakhir di dalam rumah. Selain itu, dengan waktu yang lama tersebut, target dibuat kelelahan hingga tak mampu lagi untuk melawan.
"Bisa saja polisi juga menunggu titik lelah si pelaku yang ada di dalam rumah," tutupnya.
(mad/amd)











































