Prancis dan Jerman memang bersaing dalam teknologi kereta peluru dan bahkan mereka menjualnya ke berbagai negara. Detikcom mmencoba kereta ICE (Inter City Express) dalam perjalanan dari Berlin ke Nurnberg,Β Sabtu (1/8/2009).
Kereta ICE dibuat oleh Siemens dan dioperasikan oleh Deutsche Bahn (PTKA Jerman). Tampilnya minimalis dengan warna putih dan garis merah. Bentuk lokomotifnya pun sangat aerodinamis, lonjong layaknya ujung peluru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai fasilitas, jangan kuatir. Ada kereta makan yang didesain benar-benar mirip restoran. Selain itu ada kabin khusus bagi mereka yang membawa anak kecil, lengkap dengan tempat permainannya. Penumpang juga bisa menyewa WiFi jika ingin berinternet ria. Untuk hiburan, tersedia soket audio untuk musik di tempat duduk layaknya pesawat terbang. Tinggal pasang earphone jika anda membawanya atau menyewa dari gerbong kereta makan.
Urusan kecepatan, tidak perlu ditanya lagi. Pada jalur kereta eks Jerman Timur, ICE memang dipacu maksimal 160 km/jam karena relnya belum sanggup menahan kecepatan kereta peluru. Nah, pada jalur kereta eks Jerman Barat, ICE menunjukan kualitasnya sebagai kereta peluru.
ICE mampu melesat sampai 300 km/jam, pemandangan di luar jendela pun tinggal sekelebatan saja. Meski berlari dengan kecepatan seperti peluru, goncangannya tidak terlalu terasa. Air mineral di atas meja, hanya beriak sedikit saja. Perjalanan pun terasa nyaman sampai akhirnya tiba di Kota Nurnberg.
(fay/mad)











































