Endin keluar meninggalkan Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2009) sekitar pukul 17.50 WIB. Ditemani oleh pengacaranya, Soleh Amin, Endin langsung keluar KPK dengan berjalan kaki.
Merasa sudah bebas dari kejaran wartawan, Endin sempat berdiam sebentar di depan Gedung Jasa Raharja. Wartawan yang melihatnya pun akhirnya kembali mengejar Endin.
"Saya nggak mau diwawancara," jawab Endin singkat.
Endin pun terlihat sibuk menelpon seseorang. Tak henti-hentinya ia melongok ke jalan seperti mencari seseorang.
Alhasil kejadian ini menjadi tontonan warga yang kebetulan saat itu sedang ramai karena jam pulang kantor.
Akhirnya pengacaranya mau menjawab beberapa pertanyaan seputar pemeriksaan Endin. "Dia diperiksa sekitar 22 pertanyaan," kata Soleh.
Bagaimana dengan Endin? Politisi PPP ini tetap sibuk menelpon sambil
berjalan kaki ke arah kedubes Australia. Sementara itu, fotografer dan kameramen terus memburu kejadian unik ini.
Endin diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pemberian cek untuk pemilihan Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Kasus ini berawal dari pengakuan politisi PDIP, Agus Condro.
Selain Endin, Udju Djuhaeri, Hamka Yandhu dan Dudhie Makmum Murod juga ikut ditetapkan sebagai tersangka.
(mok/anw)











































