SJ: Bogor Gak Aman, Tukang Gorengan Saja Intel

Bom Marriott dan Ritz-Carlton

SJ: Bogor Gak Aman, Tukang Gorengan Saja Intel

- detikNews
Kamis, 13 Agu 2009 16:30 WIB
SJ: Bogor Gak Aman, Tukang Gorengan Saja Intel
Bogor - Suatu hari Saifuddin Jaelani (SJ) pernah bercerita tentang kota Bogor yang sudah tidak aman. Di mana-mana ada intel. "Di dekat Masjid Raya Bogor saja, intel menyamar jadi tukang gorengan," kata SJ.

Pernyataan SJ itu disampaikan kepada salah seorang warga Perumahan Telaga Kahuripan Bogor beberapa waktu silam. "Saya menganggap dia bercanda, karena saat itu tidak ada kecurigaan sedikit pun terhadap Pak Saifuddin," kata warga tersebut kepada detikcom, Kamis (13/8/2009).

Saat itu SJ menyampaikan kalimat itu tanpa ada prolog yang berkaitan dengan hal itu. "Tiba-tiba dia nyeletuk bahwa Bogor sudah tidak aman," ujar dia.

Kalimat itu terngiang kembali di telinga warga tersebut setelah polisi menyebut SJ sebagai buron. SJ dianggap merekrut Dani Dwi Permana sebagai pelaku bom bunuh diri di JW Marriott Jakarta.

Memang, SJ sering bepergian. Dia mengaku sering singgah dari masjid ke masjid, termasuk Masjid Raya Bogor yang terletak bersebelahan dengan Terminal Baranangsiang itu. Tidak hanya di Bogor. Tapi juga di kawasan Banten dan Bekasi. Bahkan, dia juga pernah mengajak beberapa remaja dari Bogor melakukan tour dakwah ke Bandung.

Seorang warga lainnya mengaku pernah bertemu SJ dan menceritakan mengapa dirinya memilih tinggal di Perumahan Telaga Kahuripan. "Saya memilih tinggal di sini, karena tengah-tengah antara Banten dan Bogor," kata SJ saat itu.

Dia mengaku sering bolak-balik Banten-Bogor untuk urusan bisnis herbal dan bekam, serta dakwah. Dia juga sering bolak-balik dari Ciawi dan Kota Bogor menuju Perumahan Telaga Kahuripan.

Di perumahan Telaga Kahuripan, kehidupan SJ memang seperti warga lainnya, meski yang mencolok dia memiliki istri yang bercadar. Namun, dia bersosialisasi dengan masyarakat. Bahkan, dia kerap menyalami lebih dulu terhadap warga perumahan bila bertemu.

Kini, dia jadi buron polisi. Pria 32 tahun itu meninggalkan Perumahan Telaga Kahuripan sejak 3-4 bulan lalu. Dia adalah adik ipar Ibrohim, pelaku utama bom Marriott dan Ritz-Carlton yang tewas ditembak Densus 88 dalam pengepungan di Temanggung, Jawa Tengah. (asy/nrl)


Berita Terkait