"Dari beberapa bahan tersebut tentunya kita tidak bisa langsung mengatakan sama atau tidak, tetapi melalui proses," ata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Sulistyo Ishak di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2009).
Namun Sulistyo membenarkan, bahan-bahan yang ditemukan di rumah yang beralamat di RT 2/RW 2, Kampung Bojong, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat itu memang diduga sebagai bom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahan kimia yang ditemukan adalah sulfur, nitrat, satu jeriken asam cuka, dan zat lain. "Totalnya 12 kg," katanya.
Sebelumnya diberitakan, polisi menggerebek rumah tersebut pada Rabu 12 Agustus malam sekitar pukul 22.00 WIB. Beberapa personel tim gegana sudah mengamankan 5 karung bahan kimia dan 1 jeriken dari rumah tidak berpenghuni itu.
Saat dibawa, salah satu bahan ada yang tumpah ke jalan dan langsung memercikkan api, sehingga membuat warga, petugas dan beberapa wartawan menyingkir. Rumah tersebut pun di-police line. (ken/iy)











































