Hal tersebut berdasarkan pengakuan Ugik, warga setempat, Kamis (13/8/2009). Rumah Ugik berada di sebelah kiri kontrakan tersebut.
"Saya masih ingat, waktu pertama kali datang mereka bertiga. Salah satunya mirip teroris yang ditembak di Jatiasih. Kalau tidak salah yang namanya Eko Peyang," kata Ugik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya cuma untuk mahasiswa yang KKN," ujar Ugik.
Akhirnya, orang yang disebut Ugik mirip Eko Peyang itu pun mengontrak rumah tersebut. Namun tak lama kemudian, orang itu menghilang begitu saja.
Hal itu membuat Ugik curiga. Terlebih, belakangan berita tentang penggerebekan sarang teroris marak. Dia pun kemudian mendobrak pintu bangunan berdinding anyaman bambu itu. Dan kecurigaan Ugik pun benar. Pengontrak rumah itu ternyata menyimpan sejumlah bahan peledak.
"Warga kemudian meminta saya melapor ke polisi," tutur Ugik.
Pantauan detikcom, rumah kontrakan yang sangat sederhana itu masih di kelilingi police line. Meski demikian, tidak terlihat ada aktivitas aparat kepolisian di tempat tersebut.
(djo/djo)










































