"Kondisinya stabil. Hanya kena pecahan, tidak luka parah," kata Direktur Perlindungan WNI Deplu RI Teguh Wardoyo saat dihubungi melalui telepon, Kamis (13/8/2009).
Andi merupakan jurnalis videografer, dia terkena serangan bom saat berada di tank militer melintasi medan perang antara NATO dan Taliban di Provinsi Kandahar, selatan Afghanistan. Selain terluka parah di kakinya, Andi juga menderita patah di kedua ruas tulang iganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ndr/nrl)










































