Sedikitnya ada dua warga yang menceritakan bahwa SJ pernah menerima tamu dari Timur Tengah. "Suatu malam saya ke rumah SJ untuk membicarakan persoalan salawat versi SJ yang membuat kontroversi di kalangan jamaah," kata seorang warga yang tidak mau disebut namanya saat berbincang dengan detikcom, Kamis (13/8/2009).
Saat itu, dia datang ke rumah SJ bersama salah seorang ustad. "Setelah kami ucapkan salam, Ustad Saifuddin keluar, kami disuruh menunggu di luar rumah," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berapa lama kemudian, SJ pun keluar. "Kami kemudian membicarakan tentang salawat yang ia bacakan saat salat Jumat beberapa hari sebelumnya yang menjadi kontroversi di tengah warga," ujar dia.
Setelah terjadi pembicaraan serius dan permasalahan bisa diselesaikan, warga tersebut pun pulang. "Dalam batin saya, kenapa Ustad Saifuddin tidak mengenalkan kepada kami tentang tamunya itu," kata dia.
Seorang warga lain juga mengaku pernah melihat SJ di dalam rumah bersama orang dari Timur Tengah. "Tamunya bercambang lebat dengan kulit agak sedikit legam," ujar warga yang juga tidak mau disebut namanya.
Saat itu, dia bertamu ke rumah SJ untuk membicarakan bisnis herbal yang ia lakoni. "Namun, saya tidak juga dikenalkan dengan tamu asingnya itu," ujar dia.
Banyak warga yang pernah bertemu dengan SJ, akhir-akhir ini memutar memorinya kembali tentang ustad yang mengaku bergelar LC itu. "Setelah saya ingat-ingat, memang banyak yang mencurigakan dari Ustad Saifuddin," kata warga tersebut.
SJ tinggal di RT 03 RW 10 Candraloka Perumahan Telaga Kahuripan, Tegal, Kemang, Kabupaten Bogor selama 1 tahun 4 bulan. Dia datang akhir 2007 lalu dengan berbekal KK dari Cilimus, Kabupaten Kuningan. Dia tidak menyerahkan foto kopi KTP-nya.
Di perumahan itu, SJ sangat akrab dengan warga. Dia aktif di Masjid As Surur dan mengikuti kegiatan sosial masyarakat. SJ yang seorang penghafal Al Quran kemudian dijadikan imam di Masjid As Surur. Setelah itulah, dia dekat dengan para remaja yang aktif di masjid, termasuk Dani Dwi Permana. Dia menghilang dari perumahan itu sejak 3-4 bulan lalu.
Saat ini, SJ masuk dalam daftar buron polisi. Dia dianggap polisi menjadi perekrut Dani dan Nana Ikhwan Maulana sebagai pelaku bom bunuh diri di JW Marriott Jakarta dan The Ritz-Carlton. (asy/nrl)











































