"Kalau ketersediaan dana dikunci baru Noordin bisa ditangkap," kata mantan investigator Bom Bali Hermawan Sulistyo saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (12/8/2009).
Hermawan menjelaskan, tidak mungkin gerakan Noordin begitu cepat bergerak tanpa dana yang besar. Ia menduga dana itu berasal dari kelompok di luar Noordin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana yang besar, lanjut Hermawan, diperlukan Noordin untuk logistik dan operasional persembunyian. Dana itu juga untuk membayar anak buahnya yang berasal dari golongan ekonomi lemah.
"Uang itu juga buat bayar anak buahnya," jelas guru besar riset bidang politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini.
Selain menghentikan aliran dana, menurutnya polisi juga tidak semudah itu bisa menangkap Noordin tanpa bantuan masyarakat. Justru dengan partisipasi masyarakat polisi akhirnya nanti bisa menguak keberadaaan Noordin M Top.
"Sayangnya, banyak masyarakat yang melindunginya juga," tandas Hermawan.
(ape/nwk)










































