Ical Usul Munas Golkar Dipercepat untuk Tentukan Posisi di DPR

Ical Usul Munas Golkar Dipercepat untuk Tentukan Posisi di DPR

- detikNews
Rabu, 12 Agu 2009 20:38 WIB
Ical Usul Munas Golkar Dipercepat untuk Tentukan Posisi di DPR
Jakarta - Aburizal Bakrie, salah satu kandidat kuat bakal calon Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) meminta jadwal Musyawarah Nasional (Munas) dipercepat antara 27 September-4 Oktober 2009. Hal itu untuk mempermudah Golkar mengatur posisi di parlemen.

"Usulannya 27 September hingga 4 Oktober 2009," ujar Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie sebelum Rapimnas Partai Golkar, di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (12/8/2009).

Ketika ditanya alasan mengapa mengusulkan tanggal yang dipercepat dari jadwal Munas seharusnya, Ical mengatakan agar Golkar bisa menyusun kadernya di parlemen.

"Tanggalnya dipercepat untuk bisa menentukan siapa yang pimpinan DPR, siapa pimpinan fraksi. Lebih baik kita melakukannya untuk lebih dulu menentukan itu," imbuhnya.

Ical juga mengusulkan agar kota tempat Munas dilaksanakan harus mempunyai tempat dan hotel yang mampu menampung 3 ribu peserta Munas. .

Apakah Golkar sudah menerima tawaran menteri di kabinet yang baru nanti?

"Belum ada tawaran apa-apa," jawab Ical.

Sebelumnya Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla(JK) menginginkan Musyawarah Nasional (Munas) diselenggarakan pada bulan Oktober sebelum pelantikan presiden. Hal itu dilakukan karena JK ingin pulang kampung.

Sementara Wakil Sekertaris Jenderal Golkar Iskandar Mandji mengatakan, serah terima dari ketua lama ke ketua baru kemungkinan akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2009 bersamaan dengan pelantikan pilpres. Munas sendiri diperkirakan akan berlangsung selama 4 hari.

"Bisa tanggal 5, 6, 7, atau 8 Oktober. Serah terima 20 Oktober saat resepsi ulang tahun Golkar. Kalau misalnya itu di Makassar, sekaligus mengantarkan Pak JK pulang kampung," jelasnya.

(nwk/nwk)


Berita Terkait