"Itu hanya emosi sesaat. Kita harus tetap tenang dan cooling down," katanya di Markas BMC, Jl Teuku Umar 51, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2009).
Hatta menerangkan, semua langkah hukum sudah dijalani oleh pihak yang tidak puas atas hasil pemilu. Oleh karena itu semua pihak harus menghormati keputusan MK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai insiden, keamanan di depan Markas BMC sudah kembali normal. Hatta meninggalkan lokasi dengan kawalan satu mobil PJR dan hanya senyum-senyum saja saat ditanya apakah dirinya kaget saat pelemparan batu itu terjadi.
Sementara itu konsultan politik tim SBY-Boediono, Choel Mallarangeng, mengatakan tidak perlu memperpanjang masalah ini. Bagi Choel, orang-orang yang melempar batu ke Markas BMC hanya orang iseng saja.
"Ah itu nggak usah (dilaporkan), Itu hanya orang lewat saja. Tapi kita sayangkan kalau masih ada upaya-upaya kurang demokratis," tandasnya.
(gah/iy)











































