"Berdasarkan informasi dari pemilik rumah, namanya Gondo Sugandi, dia bilang pada 2 Juni ada 3 orang yang ngontrak yaitu Ibrohim, Dani dan Nana," ujar Ketua RT 1/6 Mampang, Jakarta Selatan, Linda, kepada wartawan di rumahnya, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2009).
Menurut Linda, sebagai jaminan, Ibrohim memberikan KTP-nya kepada pemilik rumah. Meski demikian, Gondo Sugandi belum melaporkan kehadiran Ibrohim, Dani dan Nana kepadanya.
"Saya mendapat informasi ini setelah adanya bom di Ritz-Carlton dan Marriott," imbuh dia.
Dani Dwi Permana merupakan pelaku bom bunuh diri di JW Marriott. Nana Ikhwan Maulana pelaku bom bunuh diri di Ritz-Carlton. Sedangkan Ibrohim merupakan perencana, pengatur, dan pengontrol bom di 2 hotel mewah tersebut. Ibrohim tewas dalam penyergapan Densus 88 di Temanggung, Jawa Tengah. (nik/iy)











































