"Siap, siap. Kalau Pram (Pramono Anung, Sekjen PDIP-red) yang mengatur bisa. Sponsornya Pram dan Demokrat," kata Taufiq Kiemas di pelataran rumahnya, Jl Teuku Umar, Jakpus, Rabu (12/8/2009).
Taufiq Kiemas menyampaikan bahwa Ketua MPR merupakan tugas yang sangat penting karena mengawasi Pancasila dan UUD 1945.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya lebih lanjut apakah 'koalisi' pemilihan Ketua MPR merupakan jawaban atas isu yang mengatakan PDIP-PD akan berkoalisi di pemerintahan, Pram membatahnya.
"Tidak. Itu hal yang berbeda," tukasnya.
Sebelumnya, muncul isu PDIP akan bergabung ke barisan SBY-Boediono dengan mendapat jatah beberapa posisi. Taufiq Kiemas didukung menjadi Ketua MPR, Pramono Anung dan Ketua DPP Tjahjo Kumolo akan masuk dalam kabinet.
Ditanya apakah PDIP optimis jika mekanisme pemilihan Ketua MPR melalui aklamasi mengingat ada Partai Golkar yang juga merupakan fraksi besar, Pram tidak mengkhawatirkannya. "Golkar kan teman," pungkasnya.
(lrn/yid)











































