"Di bawah Noordin ada 10 sel kecil, yang terdiri dari 1 pemimpin 2 kurir dan 4 pengawal," kata kata pemerhati terorisme, Mardigu WP, saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (12/8/2009).
Masing-masing sel tidak saling mengenal, hanya pemimpinnya saja yang berhubungan langsung dengan Noordin. "Masing-masing sel memegang SOP handbook Al Qaeda," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak jumlahnya, sampai ratusan. Yang diam di sekeliling Noordin paling hanya 50-an. Mereka pun berhubungan dengan kurir Noordin," jelas dia.
Dengan bantuan sleeping army dan selnya ini, Noordin bisa terus bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Salah satu sleeping army itu yakni Ibrohim, yang membantu dalam upaya pemboman di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton.
Bagaimana Noordin bisa hidup? "Dia disokong dari dana Osama, sedang pengawal dan sleeping army bekerja seperti biasa, lihat saja Ibrohim," imbuhnya.
Soal dana dari Al Qaeda ini, lanjut Mardugi, disalurkan melalui kurir, dan masuk melalui Dumai atau Batam. "Perlu diingat Noordin besar karena media, sebenarnya masih ada yang lain yang lebih tinggi pangkatnya yang masih hidup, misalnya Dulmatin, Umar Patek, atau Zulkarnain," jelasnya.
Dan aksi pemboman di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton ini pun sebagai bukti kepada Osama bahwa kelompok teroris ini masih aktif. "Noordin juga menjadi corong dana," tutupnya.
(ndr/irw)











































