Informasi yang didapatkan detikcom, Rabu (12/8/2009), jenazah itu sebenarnya sudah bisa dipastikan Ibrohim. Tim identifikasi telah membandingkan DNA Ibrohim dengan anak Ibrohim yang telah diambil beberapa waktu lalu. Namun kepastiannya masih menunggu Mabes Polri.
Peran Ibrohim dalam kasus bom Marriott dan Ritz-Carlton ternyata luar biasa. Ini sangat berbeda dengan data-data yang selama ini beredar, bahwa dia hanyalah berperan bukan sebagai tokoh utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibrohim alias Boim inilah yang menentukan Jumat pagi, 17 Juli 2009. Dia yang mengetahui ada breakfast meeting yang akan dihadiri para bos perusahaan asing. Dia pula yang meminta agar ditambah sasaran bom di Ritz.
Boim dipastikan yang membawa pelaku bom bunuh diri di Ritz, Nana Ikhwan Maulana, ke Marriott melalui pintu masuk karyawan. Setelah itu, mereka menuju ke Erlangga Restaurant sekitar 1 menit untuk melihat lokasi. Setelah itu, dia keluar lagi membawa 3 kardus bunga yang tanggal 16 Juli lalu digunakan membawa bom.
Kepastian bahwa jenazah itu adalah Ibrohim akan segera disampaikan Mabes Polri. Hingga pukul 09.17 WIB, persiapan untuk jumpa pers ini masih terus berlangsung.
(asy/nrl)











































