"Bagaimanapun juga yang menjadi ketum Golkar harus kuat secara finansial," kata Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Poempida Hidayatulloh kepada detikcom, Selasa (11/8/2009).
Selain kuat dari segi finansial, lanjutnya, calon ketua umum Golkar harus memiliki basis organisasi yang mantap.
Dikatakan Poempida, hingga saat ini belum ada yang secara resmi mengajukan diri menjadi ketua umum menggantikan Jusuf Kalla (JK). Meski demikian, ada sejumlah nama yang mulai muncul, yakni Surya Paloh, Yuddy Chrisnandy, Ferry Mursyidan Baldan, Aburizal Bakrie, dan Ridwan Hisjam.
Di mata Poempida, Ridwan Hisjam, merupakan calon kuat di antara calon lainnya. Selain cukup berpengalaman dalam berorganisasi, Ridwan dipandangnya sangat dekat dengan sesepuh Golkar Akbar Tandjung.
"Ridwan orangnya akbar, kesayangan Akbar Tandjung. Sebelum jadi ketua Kosgoro, dia juga menjadi Ketua DPD (Golkar) Jatim," pungkasnya.
(irw/nrl)











































