Cerita ini sudah bukan rahasia lagi bagi warga di perumahan yang terletak di Desa Tegal Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor itu. Cerita ini muncul ke publik setelah polisi mengaku tengah memburu tersangka bom Marriott dan Ritz-Carlton berinisial SJ.Β
SJ yang dimaksud polisi diduga Saifuddin Jaelani, seorang ustad yang tinggal di Gugus Candraloka, Perumahan Telaga Kahuripan, Kabupaten Bogor selama kurang lebih 1 tahun. Pria beristri dan beranak satu dan berusia 32 tahun itu datang ke perumahan itu pada akhir 2007. Dan sekitar 3-4 bulan lalu, SJ tiba-tiba menghilang tanpa pesan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih banyak pertanyaan yang muncul di benak warga. Di tengah banyaknya pertanyaan itu, ternyata warga baru sadar bahwa ada sejumlah keganjilan pada diri SJ. Salah satunya, mengenai transfer uang Rp 1 miliar yang ditujukan kepada SJ.
Yang membuat aneh, dikirimi uang sebanyak itu, namun SJ tidak punya rekening. SJ meminjam rekening kepada salah seorang warga yang cukup dekat degannya. Rekening itu sebenarnya sudah lama tak diaktifkan oleh si empunya alias tidak pernah diisi atau digunakan untuk transaksi.
"Kaget juga, kok banyak sekali uang yang dikirim. Ada yang bilang Rp 500 juta, ada juga yang bilang Rp 1 miliar. Tapi, ya tetap banyak. Untuk apa uang itu?" kata salah seorang warga, Selasa (11/8/2009).
Saat itu, si empunya rekening tidak menaruh curiga, karena sikap SJ memang luar biasa bisa menyihir warga setempat. SJ dikenal sebagai ustad yang hafal Al Quran, bacaan Al Qurannya bagus, bisa bergaul dengan warga setempat, dan aktif di kegiatan masyarakat.
Kiriman uang Rp 1 miliar itu memang mencurigakan, karena uang itu terlalu banyak bagi seorang pengontrak rumah bertipe 36. Lagi pula, dia sehari-hari hanya berbisnis obat-obatan herbal dan ahli bekam.
Meski menjadi cerita dari mulu ke mulut, cerita ini bisa saja tidak benar. Namun, kabarnya Densus 88 sudah menelusuri temuan ini. Bila benar ada kiriman uang Rp 1 miliar, bisa jadi hal ini menjadi salah satu pintu masuk bagi polisi untuk menelusuri sumber dana jaringan pelaku bom Marriott dan Ritz-Carlton.
(asy/nrl)











































