Gara-gara larangan umroh dan bepergian ke Arab Saudi itu, penerbangan dari Iran ke Arab Saudi pun dibatalkan semua.
"Untuk mencegah penyebaran flu babi, tidak akan ada penerbangan dari Iran ke Arab Saudi saat bulan suci Ramadan," ujar juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran Reza Jafarzadeh seperti dilansir dari arabnews.com, Selasa (11/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah Iran ini mengikuti langkah Palestina, yang pada hari Senin kemarin melalui Menteri Kesehatannya Fathi Abu Moghli menyeru warga Palestina untuk menunda umrohnya tahun 2009 ini. Pernyataan ini setelah Palestina menemukan 5 kasus baru flu babi pada warganya yang baru kembali dari umroh.
Pada hari Jumat lalu, pejabat senior Kementerian Kesehatan Asβad Al-Ramlawi mengatakan pria berusia 43 tahun yang positif flu AH1N1 meninggal di suatu rumah sakit di Ramallah, Palestina sekembalinya dari umroh. Palestina hingga saat ini menemukan 85 kasus positif flu babi.
Pemerintah Arab Saudi pun menghormati keputusan negara-negara itu. "Arab Saudi tidak akan mencampuri keputusan apa pun yang diambil oleh negara-negara itu, itu adalah urusan dalam negeri," ujar Menteri Urusan Haji Arab Saudi Fouad Al-Farsy.
(nwk/iy)











































