"Sejak semalam sudah berangkat ke Solo untuk meminta bantuan upaya hukum," kata ayah Aris, Utomo, kepada wartawan di rumahnya, di Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2009).
Langkah Indaryati dilakukan karena ia mendengar kabar bahwa TPM berkantor di Solo. Menurut Utomo, ia pergi ke lokasi tersebut bersama temannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai ayahnya saya berharap bisa bertemu dengan Tim Pembela Muslim supaya bisa mengembalikan Aris yang dibawa Densus 88 dari Temanggung," jelasnya.
Aris dan Indra ditangkap di Temanggung karena dituduh menyembunyikan seseorang yang diduga Noordin M Top di kediaman paman mereka, Djahri. Keduanya saat ini sudah ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, untuk dimintai keterangan.
(mad/nrl)











































