Sucihani belum menerima informasi apapun dari pihak kepolisian khususnya Densus 88. "Belum tahu. Belum ada," kata Sucihani sambil menangis kepada detikcom, Selasa (11/8/2009).
Ibrohim adalah florist Hotel Ritz-Carlton yang menghilang pasca bom meledak di hotel mewah itu. Polisi memburu Ibrohim karena diduga terkait aksi bom yang menewaskan 9 orang itu.
Dugaan Ibrohim merupakan pria yang tewas di Temanggung disampaikan Juru Bicara keluarga Noordin M Top, Badarudin Ismail. Badarudin mengatakan mayat tersangka teroris itu bukan Noordin karena tidak cocok dengan DNA anak Noordin.
Badarudin mendapat informasi dari polisi Indonesia mayat itu antara Ibrohim atau Reno yang adalah murid Dr Azahari yang paling jago membuat bom.
Sucihani mengaku sama sekali tidak mengetahui mengapa suaminya bisa ada di Temanggung kalau memang benar yang tewas tersebut adalah Ibrohim.
"Kok suami saya bisa ada di situ? Saya itu nggak habir pikir kenapa suami saya kok ada di situ," ujarnya.
Sucihani yang tinggal di Kuningan, Jawa Barat ini, masih belum tahu apakah dirinya akan datang ke RS Polri Soekanto Kramat Jati, Jakarta untuk mengecek kebenarannya.
"Nggak tahu. Saya belum mau lihat televisi," tuturnya.
(gus/iy)











































