Warga Dusun Beji Tak Lagi Mudah 'Buka Mulut'

Penggerebekan di Temanggung

Warga Dusun Beji Tak Lagi Mudah 'Buka Mulut'

- detikNews
Selasa, 11 Agu 2009 12:06 WIB
 Warga Dusun Beji Tak Lagi Mudah Buka Mulut
Temanggung - Sejumlah warga Dusun Beji, Kelurahan Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, tak lagi mudah dimintai informasi mengenai apa yang mereka ketahui terkait penggerebekan teroris. Mereka mengaku dilarang mengobral kata kepada wartawan.

"Saya diminta jangan banyak ngomong kepada wartawan," ujar Sudarsono, saat ditemui di rumahnya, Selasa (11/8/2009).

Sudarsono mengaku, semalam dimintai keterangan oleh polisi terkait pengakuannya mengenai penggerebekan teroris oleh Densus 88 Mabes Polri. Usai pemeriksaan, polisi meminta dirinya tidak banyak berbicara kepada wartawan atau orang yang tidak dikenal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Sudarsono mengaku kepada wartawan melihat ada 2 orang pria yang ditangkap Densus 88 di kebun jagung. Kebun jagung tersebut berada di belakang rumah Mohzahri alias Djahri yang dijadikan tempat persembunyian teroris.

Menurut Sudarsono, saat itu sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat 7 Agustus, dirinya berjalan menuju ladang jagung. Tiba-tiba saja, dia melihat ada dua pria ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri. Salah satu dari kedua pria tersebut tertembak pada bagian kaki kanannya.

Tidak cuma Sudarsono yang kini menutup diri. Hal yang sama juga dilakukan oleh Endang Istiyaningsih, istri Djahri. Dengan alasan sakit, wanita yang kini tinggal di rumah kerabatnya itu tidak mau dan tidak boleh ditemui oleh siapa pun. Padahal sebelumnya, dia mudah sekali ditemui dan diajak berbicara oleh wartawan.

(djo/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads