"Saya diminta jangan banyak ngomong kepada wartawan," ujar Sudarsono, saat ditemui di rumahnya, Selasa (11/8/2009).
Sudarsono mengaku, semalam dimintai keterangan oleh polisi terkait pengakuannya mengenai penggerebekan teroris oleh Densus 88 Mabes Polri. Usai pemeriksaan, polisi meminta dirinya tidak banyak berbicara kepada wartawan atau orang yang tidak dikenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sudarsono, saat itu sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat 7 Agustus, dirinya berjalan menuju ladang jagung. Tiba-tiba saja, dia melihat ada dua pria ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri. Salah satu dari kedua pria tersebut tertembak pada bagian kaki kanannya.
Tidak cuma Sudarsono yang kini menutup diri. Hal yang sama juga dilakukan oleh Endang Istiyaningsih, istri Djahri. Dengan alasan sakit, wanita yang kini tinggal di rumah kerabatnya itu tidak mau dan tidak boleh ditemui oleh siapa pun. Padahal sebelumnya, dia mudah sekali ditemui dan diajak berbicara oleh wartawan.
(djo/nrl)











































