Rena semula akan menggelar pesta pernikahan pada Sabtu 15 Agustus 2009. Di rumah orangtuanya yang berukuran 3x7 meter itulah resepsi akan digelar.
"Kasur, lemari, saya beli untuk persiapan sesudah nikah tidak bisa
diselamatkan," kata Rena di Jalan Tanah Sarean XVII, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2009).
Beruntung, kata Rena, keluarga mempelai pria dapat mengerti sehingga pernikahan akan tetap dilangsungkan meski lokasinya dipindahkan.
"Allhamdulilah tetap nikah di Sekertariat Pos RW 08," ujarnyaΒ sambil
mengelus dada.
Rena bersama keluarga selanjutnya akan menumpang sementara di rumah saudaranya. "Sementara saya tinggal di rumah nenek saya," kata Rena.
Komariah (55), ibunda Rena tidak kalah terpukul akibat peristiwa ini. Perempuan setengah baya ini mengaku tidak bisa menyelamatkan apapun yang ada di rumahnya. Belanjaan untuk persiapan pernikahan anak keenamnya hangus terbakar.
"3 karung beras, 30 dus aqua semua terbakar," kata Komariah dengan suara bergetar.
Kebakaran terjadi di RT 02, 03 dan 04 RW 08 di Jalan Tanah Sarean XVII, Tambora, Jakarta Barat, Senin 10 Agustus malam menghanguskan 60 rumah warga. Sebanyak 180 KK atau 460 jiwa kehilangan tempat tinggal. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
(did/aan)











































