"Terakhir kabarnya baru sakit, lagi drop. Punya penyakit jantung. 2 Bulan sebelum penggerebekan Endang baru keluar dari rumah sakit akibat terkena serangan jantung," kata seorang tetangga Djahri, Marimah, di Dusun Beji, Desa Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2009).
Marimah mengaku tidak tahu keberadaan Endang. "Yang pasti ke tempat saudara, tidak boleh ditemui dan tidak boleh menerima tamu," ujarnya.
Pengamatan detikcom, kediaman Djahri tampak dijaga puluhan polisi dari Polres Temanggung. Rumah yang porak-poranda setelah penggerebekan teroris oleh Densus 88 pada 8 Agustus 2009 itu tampak ditutup seng.
Sedangkan rumah adik ipar Djahri, Darsinah, di Dusun Cingur, Desa Karangtejo, Kedu, Temanggung, tampak terkunci rapat. Rumah itu terletak 500 meter dari rumah Djahri.
Warung milik Darsinah juga tidak buka. Darsinah hanya menerima pembeli dari pintu samping rumahnya.
Djahri diciduk polisi karena di rumahnya terdapat tersangka terorisme. Peran Djahri, pensiunan guru agama, sesungguhnya masih didalami polisi.
(aan/nrl)











































