Ceritanya, Zhou dan istrinya sedang berada di atas kapal ferry di Sungai Yangtze, ketika sang istri mulai mengomel. Demikian seperti dikutip www.ananova.com dari Chongqing Evening Post, Senin (10/8/2009).
Kru kapal bercerita tiba-tiba Zhou berlari keluar kabin dengan tangan menutupi telinga. Mereka mendengar Zhou berteriak, "Aku tidak tahan lagi dengan ini semua."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suami itu kemudian berteriak ingin mengakhiri ini semua dan melompat ke sungai yang berair deras," cerita salah satu kru kapal.
Kru kapal sempat berusaha mencari Zhou, tapi tidak menemukan apa-apa. Mereka mengira Zhou sudah tewas, karena kemungkinan selamat dari sungai ini kecil.
Namun malam harinya, polisi menemukan Zhou terapung. Pria itu tampak kelelahan setelah berenang satu mil lebih.
"Saya merasa hampir mati. Tapi ini lebih baik daripada mendengar omelan istri saya," ujar Zhou.
Pasangan ini akhirnya bisa rujuk setelah polisi meminta sang istri tidak lagi mengomeli suaminya berlebihan.
(rdf/her)











































