Walikota Tanjung Balai Sutrisno Hadi SpOG menyatakan kebijakan ini merupakan salah satu upaya yang diberikan pemerintah kota untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Untuk pembebasan biaya pendidikan tingkat SMA dan SMK itu anggaran yang disiapkan mencapai Rp 900 juta.
"Kita ingin mewujudkan program wajib belajar 12 tahun dan untuk itu kita mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk pendidikan. Tahun ini saja sudah lebih dari 20 persen. Bebas pendidikan hingga tingkat SMA ini merupakan lanjutan, setelah kita membebaskan biaya pendidikan hingga
SLTP sejak beberapa tahun lalu," kata Walikota Sutrisno Hadi di Hotel Tiara, Jl. Cut Meutia, Medan, Senin (10/8/2009). Dia berbicara dalam diskusi yang disiarkan Radio Prapanca FM, Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bahkan pernah menyediakan anggaran untuk kebutuhan rutin sebanyak 35 persen saja, dan 65 persen untuk biaya pembangunan. Tak banyak daerah yang pernah melakukan hal seperti ini, menekan biaya rutin," ujar Sutrisno Hadi.
Kota Tanjung Balai berada di kawasan pantai timur Sumut, merupakan salah satu dari 32 kabupaten dan kota di Sumut. Penduduknya sekitar 160 ribu jiwa. Saat ini terdapat empat SMA dan 7 SMK di kota tersebut.
(rul/djo)











































