"Kita takut di sini," ujar Encih, pedagang kelontong yang setiap hari menjual dagangannya di depan gerbang Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/8/2009).
Menurut Encih, meskipun pembawa bom telah tertangkap, namun dirinya mengaku masih was-was karena belum ada jaminan wilayahnya akan bebas dari bom.
"Kita kan di Cikeas, dengan Ciangsana (lokasi ditemukan bahan peledak) satu arah. Jadi kita masih takut," ujar wanita 35 tahun ini.
Encih pun merasa bersyukur karena saat ini pengamanan di Cikeas lebih diperketat. Setiap harinya sekitar 3 peleton polisi disiagakan di tempat-tempat tertentu.
Senada dengan Encih, Nancy,seorang pelajar SMA mengaku takut juga kampungnya menjadi target serangan bom. "Ya takutlah namanya juga bom," ujar gadis manis ini.
Pantauan detikcom, pengamanan di seitar Puri Cikeas tampak diperketat. Untuk bisa masuk ke kediaman SBY, harus melalui 3 pemeriksaan. Saat ini SBY sedang menerima ratusan anggota DPR terpilih periode 2009-2014 di kediamannya.
(rdf/iy)











































