Acara pengarahan terhadap kapolsek digelar sekitar pukul 13.30 WIB di Ruang Borobudur, Mapolda Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Senin (10/8/2009). Selain kapolsek, tampak hadir sejumlah kapolres dan kapolwil.
Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo enggan mengaku pengarahan itu terorisme. "Saya kan belum pernah ketemu mereka (semuap kapolsek)," katanya sambil berjalan menuju ruang pengarahan.
Alex mengatakan, sejak dulu, polisi selalu waspada. "Jadi tidak ada isitlah peningkatan kewaspadaan. Dari dulu sudah waspada," imbuh pucuk pimpinan polisi di Jateng yang dikenal murah senyum ini.
Apakah ada penambahan personel di lapangan? Alex tidak mengiyakan. Menurut dia, sejauh ini jumlah personel masih standar sebagaimana status siaga satu pemilu.
Alex juga tidak menjawab secara tegas apakah operasi yang dilakukan kepolisian terkait dengan terorism. "Itu kan operasi biasa. Ya, agenda rutin kepolisian," katanya.
Saat dikejar beberapa wartawan, Alex berkali-kali mengatakan, informasi mengenai terorisme harus satu pintu, yakni melalui Mabes Polri. Dia sama sekali tak menjawab seputar penyergapan di Temanggung, pengamanan wilayah, hingga daerah-daerah yang mungkin jadi tempat persembunyian teroris.
(try/djo)











































