SJ Kader Lama yang Baru Dimunculkan, Umur 32 Tahun

Bom Marriott dan Ritz-Carlton

SJ Kader Lama yang Baru Dimunculkan, Umur 32 Tahun

- detikNews
Senin, 10 Agu 2009 14:03 WIB
SJ Kader Lama yang Baru Dimunculkan, Umur 32 Tahun
Jakarta - Saifuddin Jaelani (SJ) di Perumahan Telaga Kahuripan, Kemang, Bogor, memang begitu memesona. Dia yang masih muda, berumur 32 tahun, bisa bergaul dengan para remaja di perumahan itu. Dia diduga kader lama yang selama ini belum dilibatkan dalam kasus-kasus sebelumnya.

Informasi yang didapatkan detikcom, nama SJ belum ada di data teroris di Mabes Polri. Karena itu, polisi masih mendalami identitas sebenarnya SJ, meski Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri sudah menyatakan bahwa dia adalah murid Dr Azahari yang merekrut dua pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan The Ritz-Carlton.

Ali Imron alias Ale dan Mubarok, dua terpidana kasus terorisme seangkatan Amrozi, mengaku tidak mengenal SJ. "Saat saya tanya siapa SJ, keduanya tidak mengenal. Bahkan saat ditanya SJ adalah Saifuddin Jaelani, keduanya mengaku tidak tahu," ujar sumber detikcom yang berhasil menghubungi Mubarok, Senin (10/8/2009).

Ale maupun Mubarok, yang saat ini sedang dalam pembinaan Polri, menduga bahwa SJ merupakan kader yang baru dimunculkan. Sebab, saat aktif di jaringan Azahari dan Noordin Moh Top, keduanya mengaku tidak pernah mendengar nama itu.

Sumber detikcom di polisi juga mengaku sempat ragu bahwa SJ terlibat dalam aksi bom di Marriott dan Ritz-Carlton. Namun, setelah polisi mendalami dan mengintai sangat lama, polisi yakin bahwa SJ merupakan jaringan Noordin Moh Top yang bertugas khusus merekrut para calon 'pengantin' untuk menjadi pelaku bom bunuh diri.

Intelijen sebenarnya sudah mencurigai SJ sejak lama. Namun, indikasi-indikasi yang menguatkan bahwa SJ masuk dalam jaringan Noordin diketahui hanya beberapa hari sebelum bom meledak di Marriott dan Ritz-Carlton 17 Juli 2009 lalu.

SJ tinggal di Perumahan Telaga Kahuripan sejak akhir 2007. Namun, sekitar 3 atau 4 bulan lalu, SJ menghilang tanpa jejak. Jadi, SJ berada di Telaga Kahuripan sekitar 1,5 tahun.

Sikap SJ di tengah masyarakat yang sopan, penuh senyum, dan ramah ini membuat banyak warga yang terpikat. Dia mengaku bertitel LC dari Yaman dan penghafal Al Quran yang bagus. Karena dianggap bisa menghafal surat-surat Al Quran lebih banyak dibanding ustad-ustad yang sebelumnya berada di perumahan itu, SJ kemudian dinobatkan sebagai imam di Masjid As Surur yang berada di Gugus Candraloka perumahan itu.

Dia tinggal di Telaga Kahuripan bersama istrinya, yang menggunakan cadar, dan memiliki 1 anak. Usianya yang masih muda, membuat banyak remaja, terutama remaja masjid, yang terpikat dengan SJ, termasuk Dani Dwi Permana, yang kemudian diketahui sebagai pelaku bom bunuh diri di JW Marriott.
(asy/nrl)


Berita Terkait