"28 Juli lalu, polisi Indonesia 5 orang datang ke rumah istri Noordin. Mereka mengambil sampel air liur anaknya (Noordin) yang umur 10 tahun," kata juru bicara keluarga Noordin, Badarudin Ismail saat dihubungi detikcom, Senin (10/8/2009).
Badarudin mengatakan, pengambilan sampel air liur itu awalnya akan digunakan untuk tes DNA jenazah yang ditemukan di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton. Polisi ingin memastikan apakah Noordin adalah salah satu dari dua jenazah korban tewas bom di hotel mewah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, polisi akan mencocokkan DNA jenazah tersangka teroris yang tewas di Temanggung, Jawa Tengah dengan keluarga Noordin M Top. Polisi baru akan mengumumkan siapa yang tewas dalam penggerebekan selama 18 jam itu setelah hasil tes DNA keluar. (ken/iy)










































